BANYUWANGI – Calon anggota legislatif PDI Perjuangan Dapil Banyuwangi VIII, Wendriawanto (Wewe) akan menunjukkan komitmennya medorong pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) mampu bersaing dengan produk usaha modern.
Tujuan pria kelahiran Banyuwangi ini, ingin produk UMKM lokal bisa mengorbit ke pasar International. Upaya tersebut tidak lain demi mewujudkan kemandirian ekonomi.
Menurut bapak dua anak ini, hal positif keberadaan UMKM salah satunya adalah untuk ‘ketahanan’ ekonomi masyarakat ketika terjadi krisis ekonomi. Keberadaan UMKM menyelamatkan mayoritas penduduk yang hidup karena menggeluti UMKM.
Sayangnya, pelaku UMKM, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, masih banyak memiliki kelemahan. Salah satunya dalam hal keuangan, bukan hanya dari sisi permodalan, namun juga pengetahuan sederhana tentang tata kelola keuangan dalam melakukan usahanya.
” UMKM menjadi prioritas saya untuk diperjuangkan di lembaga legislatif, semoga di Pemilu 2024 nanti saya kembali mendapat kepercayaan dari rakyat dan terpilih sebagai anggota dewan, targetnya menjadi salah satu anggota fraksi PDI Perjuangan yang mampu memperjuangkan UMKM , ” ucap Wendriawanto.
Sosok berlatar belakang pengusaha properti ini mengaku bahwa proses dirinya menjadi Caleg PDI Perjuangan Banyuwangi tidak segampang membalik telapak tangan, namun melalui proses atau tahapan, sesuai dengan mekanisme partai, mulai tahap penyaringan,penjaringan hingga Fit and Proper Test.
” Saya bersyukur telah didaftarkan sebagai Bacaleg PDI Perjuangan untuk Dapil Banyuwangi VIII yang meliputi wilayah Kecamatan Licin, Giri,Kalipuro dan Wongsorejo , ” ucapnya.
Selain itu, Para caleg nantinya tidak hanya ditarget untuk memenangkan dirinya namun sekaligus meraup suara bagi partai, tetapi juga harus turut memenangkan bakal capres PDI-Perjuangan, Ganjar Pranowo, di Pemilihan Presiden 2024.
Dan sekedar diketahui, sebelumnya Wewe pernah tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi periode 2014-2019 dari fraksi Demokrat dan mendapat kepercayaan dari partainya di Komisi IV yang membidangi pembangunan infrastruktur dan pendidikan














