BANYUWANGI – Indonesia khususnya di Kabupaten Banyuwangi memiliki masyarakat majemuk, dengan beribu-ribu suku bangsa dan adat istiadat yang ada di dalamnya dengan memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda.
Keanekaragaman kebudayaan yang ada di Indonesia ini merupakan sebuah kekayaan bangsa yang tidak ternilai, dimana sebuah kekayaan ini perlu untuk dilestarikan dan dikembangkan sehingga semboyan Bhineka Tunggal Ika yang ada di Indonesia itu dapat dipahami terus dari generasi ke generasi selanjutnya.
Hal ini disampaikan politisi PDI Perjuangan asal Desa Kumendung Kecamatan Muncar, Irianto,SH dalam kegiatan puncak acara bersih desa pada Jum’at (4/08/2023).
Menurut Ketua Komisi DPRD Banyuwangi ini, sebagai desa yang masih memegang teguh nilai nilai budaya leluhur Desa Kumendung sangat memperhatikan kearifan nilai budaya lokal.Seperti pelaksanaan Bersih Desa yang di laksanakan setiap bulan Muharram atau bulan Suro meurut penanggalan Jawa.Disamping sebagai upaya pelestarian nilai nilai budaya lokal juga sebagai perwujudan dari rasa syukur kepada Tuhan Yang MAHA Esa.
”Ritual “bersih desa” di pandang sebagai upaya pelestarian alam dengan modal sosial budaya yang telah di wariskan secara turun temurun untuk mewujudkan paradigma “Memayu Hayuning Bawono”. Ucap Irianto.
Kepala Desa Kumendung Drs Husaini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah turut serta mendukung dan mensuport sehingga kegiatan bersih Desa Kumendung Banyuwangi dapat berjalan dengan lancar.
“Terimakasih kepada ketua DPRD Banyuwangi dan Ketua Komisi 1 atas dukungan dan supportnya hingga bersih desa kumendung dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya pada pidato pembukaan bersih Desa Kumendung.
“Terimakasih juga kepada masyarakat Desa Kumendung, Edi Winarto yang telah memberikan fasilitas lapangan Desa Kumendung, serta semua pihak yang telah turut mensukseskan kegiatan bersih Desa Kumendung ini,” paparnya.
Menurut Kepala Desa Kumendung, kegiatan ini tidak akan dapat berjalan dengan meriah tanpa campur tangan semua pihak.
“Kegiatan bersih Desa Kumendung ini akan berlangsung sejak hari ini hingga tanggal 8 Agustus 2023,” imbuhnya.
Kemudian Camat Muncar Trisetia Supriyanto dalam pidatonya menghimbau agar masyarakat Desa Kumendung, Muncar, Banyuwangi dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan bersih Desa Kumendung berlangsung.
“Masyarakat Desa Kumendung harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga rangkaian kegiatan bersih Desa Kumendung dapat terlaksana secara lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia pun berharap semoga acara ini menjadi keberkahan dan menjadikan masyarakat Desa Kumendung menjadi lebih sejahtera.
“Semoga kegiatan ini menjadi awal dari keberkahan masyarakat Desa Kumendung dan menjadikan masyarakat dlDesa Kumendung lebih sejahtera,” imbuhnya.
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengucapkan terimakasih atas undangan yang diberikan kepadanya sehingga ia bisa hadir dalam kegiatan pembukaan bersih Desa Kumendung.
“Terimakasih telah mengundang saya, sehingga saya bisa hadir dalam acara pembukaan bersih Desa Kumendung malam ini,” ungkapnya.
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara pun terkesima atas kemeriahan kegiatan pembukaan bersih Desa Kumendung malam ini.
“Antusias masyarakat pada acara pembukaan bersih Desa Kumendung ini sangat luar biasa, saya lihat ada ribuan orang yang memadati acara ini. Pokonya mantab masyarakat Desa Kumendung,” pungkasnya. ***














