Menu
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Banyuwangi

Reses, Anggota FPDIP DPRD Banyuwangi, Eko Hariyono Upayakan Program Kartu Indonesia Pintar Bagi Masyarakat

  • Bagikan

BANYUWANGI – Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari fraksi PDI Perjuangan, Eko Hariyono,S.Pd menggelar kegiatan reses tahap I tahun 2023 dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Desa Bulurejo Kecamatan Purwoharjo, Sabtu (18/02/2023).

Eko Hariyono mengatakan, dari beberapa usulan masyarakat, pendidikan gratis yang berkualitas menjadi prioritas untuk diperjuangkan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

banner 650x280

“ Dengan adanya program KIP tersebut, tidak ada alasan lagi bagi warga Banyuwangi untuk tidak mendapat pendidikan yang layak, “ ucap Eko Hariyono.

Eko menegaskan, jangan sampai anak putus sekolah gara-gara tidak mampu. “Masyarakat jangan diam, para orangtua harus proaktif, termasuk masyarakat di lingkungan tempat tinggal baik itu Ketua RT atau tetangga yang menemukan anak usia sekolah tak bersekolah maka laporkan saja,” ucapnya.

Program Indonesia Pintar bertujuan membantu masyarakat tidak mampu untuk tetap dapat bersekolah. Sasaran dari program ini adalah anak yang berada di sekolah dan yang tidak sekolah, termasuk siswa yatim, piatu, dan siswa di panti asuhan.

Anak-anak yang berada di wilayah pinggiran juga tidak luput menerima bantuan PIP. Wilayah pinggiran ini didefinisikan sebagai daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), di mana masyarakat kesulitan mengakses sekolah karena terbatasnya kemampuan membiayai kebutuhan sekolah.

“Kedepan, Kita upayakan 1.000 anak di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan program KIP dari pemerintah ,“ ucap politisi PDI Perjuangan asal daerah pemilihan Banyuwangi IV ini.

Dalam reses kali ini, Eko Hariyono juga focus pada penanganan stunting melalui kegiatan sosialisasi Gerakan hidup sehat dan bantuan pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Ada dua kegiatan dalam program gerakan hidup sehat yakni menyediakan dapur umum untuk memproduksi makanan non beras, serta pembagian makanan bernutrisi bagi anak balita dan ibu hamil, “ ungkapnya.

Selain dua hal tersebut, para konstituenya juga mengadukan keluhan terkait dengan sulitnya ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani, kenaikan harga kebutuhan pangan dan perbaikan infrastruktur jalan.

“Yang jelas, seluruh aspirasi, keluhan maupun pengaduan dari warga kita serap semuanya dan akan kita sampaikan melalui rapat paripurna di DPRD Banyuwangi. Secara bertahap semua aspirasi itu akan kita perjuangkan agar dapat terealisasi ,” pungkasnya.



banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *